Selasa, April 21, 2009

70 nama pemain asing ISL dalam "Daftar Hitam"

Tabiat buruk beberapa pemain asing di kompetisi Indonesia rupanya membuat gerah PSSI sehingga badan sepak bola Indonesia itu menyatakan segera membuat 'Daftar Hitam' pemain asing di Indonesia.
Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes di Jakarta, Selasa (22/1) menyatakan, para pemain asing yang masuk dalam daftar tersebut tidak diperkenankan memperkuat klub manapun di Tanah Air. "Sejak awal, para pemain asing tersebut didatangkan untuk memberi contoh profesionalisme yang baik dan transfer ilmu sepak bola kepada pemain Indonesia," kata Nugraha.

"Tapi ternyata banyak yang tindakannya malah merusak sportivitas sepak bola, bahkan banyak juga yang bermasalah dengan imigrasi Indonesia," sambungnya.

Insiden yang melibatkan pemain asing seperti Evgheny Khmaruk dan Cristian Gonzalez di babak delapan besar Liga Djarum Indonesia beberapa waktu lalu rupanya membuat PSSI berpikir ulang mengenai guna pemain asing.

Nugraha menyatakan, PSSI akan melakukan seleksi lebih ketat terhadap para pemain asing yang ingin merumput di Indonesia. "Mentalitas akan menjadi ukuran utama. Kalau mereka berkemampuan baik tapi pribadinya berpotensi merusak sepak bola Indonesia, untuk apa diambil," tegasnya.
Menurut dia, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault bahkan sudah meminta Ketua Umum PSSI Nurdin Halid untuk mengevaluasi ulang kebijakan membolehkan pemain asing di klub-klub Indonesia.

"Menpora sudah menanyakan soal itu kepada ketua umum dan kami segera meresponnya dengan membuat daftar hitam tersebut," jelas Nugraha.
Nih Daftar Black List Pemain Asing PSSI
diambil dari biangbola
Pemain asing yang tak direkomendasikan untuk direkrut oleh klub-klub Liga Super dan Divisi Utama Liga Indonesia, seperti telah disebutkan oleh PSSI. Ada 70 nama pemain masuk dalam "Daftar Hitam" dibagi dalam tiga kategori.

Kategori I:

Mereka yang sama sekali tidak memenuhi syarat untuk tampil di Liga Super atau Divisi Utama karena stratanya tidak sesuai dengan Manual Liga Indonesia 2008, antara lain:

1. Claudinor Evaristo De Souza (Persiraja Banda Aceh/Brazil).
2. Diego Mendieta (PSSB Bireun/Paraguay).
3. James Koko Lomell (PSMS Medan/Liberia).
4. Gustavo Roberto Chena (PSMS Medan/Argentina).
5. Cristiano Miranda Barbosa (Persikabo Bogor/Brazil).
6. Vagner Luis Olivera Marins (Pelita Jaya/Brazil).
7. Carlos Pablo de Aguiar (PSIM Yogyakarta/Brazil).
8. Jose Belo de Souza (PSIM/Brazil).
9. Jack Jone Machado Bretas (PSIM/Bretas).
10. Jaldecir Jesus Dos Santos (Persik Kediri/Brazil).
11. Caue Castro Menezes Benicio (Persema Malang/Brazil).
12. Rodrigo Moreira Aldana (Persekabpas Pasuruan/Paraguay).
13. Adinaldo Teixeira De Oliveira (Persebaya Surabaya/Brazil).
14. Sergio Diego Neves de Sousa (Persma Manado/Brazil).
15. Leonardo Antonio Gutierrez (Persma Manado/Chili).
16. Wilson Ferreira Carvalho (Persiter Ternate/Brazil).
17. Emerson Jose Reis Boccardo (Persiter Ternate/Brazil).
18. Vitor Anderson Ricardi (Persiter Ternate/Brazil).
19. Christopher Wreh (Perseman Manokwari/Liberia).
20. Reginaldo Aparecido Estevao (Perseman Manokwari/Brazil).

Kategori II:

Pemain yang tidak direkomendasikan untuk direkrut oleh klub karena alasan-alasan tertentu. Dalam kategori kedua ini adalah para pemain yang pernah bermasalah dengan melakukan pelanggaran disiplin dan dikhawatirkan mereka akan mengulang tindakan tersebut sehingga bisa merugikan klub yang mengontraknya, antara lain:

1. Robson Cangirana da Silva (Persiraja Banda Aceh/Brazil).
2. Charles Francois Xavier Mani (PSSB Bireun/Kamerun).
3. Edgar Anazco Riquelme (PSDS Deli Serdang/Paraguay.
4. Murphy Kompunple Nagbe (PSMS Medan/Liberia).
5. Adoulaya Djobril Diallo (Semen Padang/Guinea).
6. Friday Gbeneme (Semen Padang/Nigeria).
7. Carlos Renato Elias (Sriwijaya FC/Brazil).
8. Hugues Napomick Nanmi (Persikota Tangerang/Kamerun).
9. Gabriel Romain Ngako (Persitara Jakut/Kamerun).
10. Rudolpho Ebendje (Persitara Jakut/Kamerun).
11. Evgheny Khmaruk (Persija Jakarta/Moldova).
12. Ruben Oscar Cecco (Persija/Argentina).
13. Pasafa Mustapha Sama (Persija/Siera).
14. Luis Eduardo Hicks Castillo (Persikabo/Chili).
15. Pierre Patrick Seme (Persikabo/Kamerun).
16. Boubacar Keita (Pelita Jaya/Guyana).
17. Patricio Jimenez Diaz (Persib Bandung/Chili).
18. Redouane Barkoui (Persib Bandung/Maroko).
19. Christian Bekamenga (Persib/Kamerun).
20. Greg Nwokolo (Persis Solo/Nigeria).
21. Aabin Alvin Kieh (Persis/Liberia).
22. Frank Jean Seator (Persis/Liberia).
23. Marcio Souza da Silva (Persela Lamongan/Brazil).
24. Gustavo Fabian Lopez (Persela/Argentina).
25. Georges Nyeck Nyobe (Persela/Kamerun).
26. Cristian Alfaro Gonzales (Persik Kediri/Uruguay).
27. Cristian Andres Olivares Lopez (Persema Malang/Chili).
28. Franco Martin Hita Gonzales (Persema/Chili).
29. Alseny Diawara (Persema/Guinea).
30. Patricio Eliseo Morales Gaete (Arema Malang/Chili).
31. Casimir Bruno Kounjouenko (Arema/Kamerun).
32. Tarik El Janaby (Arema/Maroko).
33. Emile Bertrand Mbamba (Arema/Kamerun).
34. Francisco Javier Rotunno (Persekabpas/Chili).
35. Sasa Branezac (Deltras Sidoarjo/Kroasia).
36. Hilton Mauro Moreira (Deltras/Brazil).
37. Jean Calvain Batang Ba Isson (Persebaya Surabaya/Kamerun).
38. Raymond Nsangue (Persebaya/Argentina).
39. Anthony Jomah Ballah (Persebaya/Liberia).
40. Juan Roberto Vallejos Perez (Persebaya/Argentina).
41. Teh Marco Nomo (PSM Makassar/Togo).
42. Carlos Alberto Gomez (Perseman Manokwari/Argentina).
43. Pauline Pierre Bhio (Persipura Jayapura/Kamerun).
44. Onoriode Kughegbe (Persiwa Wamena/Nigeria).
45. Fernando Gabriel Pages (Persiraja Banda Aceh/Argentina).
46. Marcel Mahouve (Persita Tangerang/Kamerun).

Kategori III:

Pemain yang statusnya masih dalam proses verifikasi, antara lain:

1. Cristian Eduardo Carasco (Persma Manado/Chili).
2. Luiz Fabiano Coelho de Azevedo (Persela Lamongan/Brazil).
3. Jose Sebastian Vasquez (Deltras Sidoarjo/Argentina).
4. Alberto Goncalves da Costa (Persipura Jayapura/Brazil).
http://fans.bolanews.com/c/archive/index.php?t-1079.html


ISTILAH DALAM SEPAK BOLA



Dalam pertandingan sepak bola kita sering mendengar kata-kata seperti diving, tackle, tendangan voli, tendangan first time, dan lain-lain. Untuk orang yang berkecimpung di dunia sepak bola, kata-kata itu tidak begitu asing. Namun bagi orang-orang awam, istilah seperti itu kadang membingungkan. Karenanya kami tampilkan beberapa istilah yang sering kita dengar dalam permainan sepak bola.

* Back Pass: umpan pemain ke arah penjaga gawang sebagai upaya untuk mengamankan wilayah pertahanan.

* Clearing: menghalau bola di daerah pertahanan sejauh mungkin ke arah depan.

* Bicycle kick: tendangan akrobatik ke gawang lawan untuk menyambut umpan silang dengan cara melompat membelakangi gawang sambil menendang bola dilewatkan kepala penendang (tendangan salto).

* Tendangan Gawang: tendangan yang dilakukan dari daerah gawang sebagai akibat keluarnya bola melewati garis gawang, dimana sentuhan terakhir dilakukan oleh pemain penyerang.

* Tendangan Sudut: tendangan dari daerah sudut lapangan oleh pemain penyerang karena bola melewati garis gawang setelah menyentuh pemain bertahan.

* Intercept: memotong umpan lawan.

* Tendangan Voli: pemain penyerang menendang bola hasil umpan lambung tanpa menunggu bola menyentuh tanah.

* Tendangan First Time: pemain penyerang menendang bola dengan keras ke arah gawang pada kesempatan pertama (sentuhan pertama dengan bola).

* Diving: pemain lawan sengaja menjatuhkan diri di dalam wilayah kotak pinalti, seolah-olah dilanggar oleh pemain bertahan, dengan harapan akan mendapat hadiah tendangan pinalti.

* Tendangan Pinalti: tendangan yang dilakukan dari titik pinalti di dalam daerah pinalti, dengan jarak 11 meter dari gawang.

* Offside: pemain penyerang berada pada posisi lebih dekat ke gawang lawan dari pada pemain bertahan lawan sebelum bola diumpan oleh rekannya.

* Handsball: pemain (selain kiper) menyentuh bola dengan tangan. Penjaga gawang juga akan dinyatakan handsball jika menyentuh bola di luar daerah pinalti.

* Total Football: sistim permainan yang dikembangkan Belanda dengan melakukan serangan secara simultan ke arah gawang lawan oleh semua pemain, selain penjaga gawang.


Minggu, April 19, 2009

Laws of The Game

Laws of The Game
Sejak didirikan di abad ke-19, International Footbal Association Board (IFAB) telah memainkan peran penting dalam persepakbolaan internasional. Lembaga ini yang bertindak sebagai penjaga peraturan permainan sepakbola (Laws of The Game) dan bertanggung jawab melakukan studi, modifikasi, dan kemungkinan perubahannya.

Sebagai pengawal peraturan permainan, IFAB berusaha menjaga keaslian dan kesederhanaan permainan sepakbola. Karena itulah, hanya ada sedikit perubahan dalam peraturan sepakbola selama lebih dari 100 tahun.

Berikut ini perjalanan perubahan Laws of The Game.
1848
Sejumlah sekolah swasta di Cambridge, Ingggris, mengadakan rapat untuk menyusun peraturan sepakbola yang akan menjadi cikal bakal peraturan internasional.

1886
Pertemuan pertama IFAB. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mengundang perwakilan Irlandia, Skotlandia, Wales untuk membuat standar aturan main sepakbola.

1891
Tendangan penalti diperkenalkan.

1904
FIFA dibentuk sebagai badan pengelola sepakbola dunia bekerjasama dengan IFAB. Turnamen sepakbola di Olimpiade berada di bawah supervisi IFAB.

1913
FIFA menjadi anggota IFAB dan mulai mengikuti rapat-rapat IFAB.

1925
Perubahan peraturan tentang off-side dari 3 pemain menjadi hanya 2 pemain.

1978
Law XIII-Tendangan Bebas
Tim bertahan yang mendapat tendangan bebas bisa melakukan tendangan bebas dari manapun di dalam setengah area pertahanannya.

1979
Law XIII-Tendangan Bebas
Tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung (dipagari pemain) dibedakan dengan cara wasit menaikkan tangannya ke atas kepala.

1980
Law XII-Pelanggaran
Meludahi pemain dinilai sebagai pelanggaran. Meludahi petugas/ofisial dan orang lain dinilai sebagai penyerangan.

Law XIII-Tendangan Bebas
Pemain yang memagari tendangan bebas di dalam kotak penalti harus berjarak sedikitnya 9,15 meter dari bola dan sisa pemain lain harus berada di luar kota penalti sampai tendangan dilakukan.

Law XVI-Tendangan Gawang
Tim lawan harus berada di luar kotak penalti saat tendangan gawang dilakukan.

1981
Law III-Jumlah Pemain
Pemain yang telah diganti tidak boleh lagi mengambil bagian dalam permainan. Pemain pengganti harus menunggu panggilan wasit sebelum boleh masuk lapangan. Jika pemain pengganti masuk lapangan sebelum dipanggil, wasit akan menghentikan permainan dan pemain pengganti tersebut dihentikan, diperingatkan, atau dikeluarkan dari permainan, tergantung situasinya. Permainan diteruskan dengan meletakkan bola di tempat ketika permainan dihentikan.

Law XII-Pelanggaran
Pemain akan dikeluarkan dari lapangan, menurut keputusan wasit, jika dia:
• Bersalah melakukan pelanggaran serius.
• Menggunakan bahasa yang kasar dan tidak senonoh.
• Tetap berperilaku tidak baik walau sudah diperingatkan.
1982
Law VI-Hakim Garis
Hakim garis bertugas memberitahu:
• Bola sudah keluar lapangan
• Tim mana yang mendapat tendangan pojok, tendangan gawang, dan lemparan ke dalam
• Adanya pergantian pemain
Hakim Garis (Linesmen) diubah namanya menjadi Asisten Wasit pada 1996.
Tambahan tugas Asisten Wasit (modifikasi tahun 2000):
• Memberitahu pemain yang berposisi off-side
• Memberitahu insiden atau pelanggaran yang tak terlihat wasit atau pelanggaran yang lebih dekat dengan Asisten Wasit
• Dalam kasus tendangan penalti, memberitahu wasit apakah kiper bergerak ke depan sebelum bola ditendang
Law XII-Pelanggaran
Memperkenalkan peraturan "empat-langkah":
Kiper dinilai melakukan pelanggaran jika menguasai bola saat permainan lebih dari 4 langkah tanpa melepaskan bola kembali ke dalam permainan. Ia juga dinilai melakukan pelanggaran jika memegang kembali bola yang dilepaskan itu sebelum bola tersebut dimainkan atau diambil pemain lain.

Empat langkah tersebut adalah langkah ke semua arah, termasuk sambil memantul-mantulkan bola ke tanah atau melempar bola ke atas lalu menangkapnya kembali. Selain itu disebutkan bahwa pelanggaran terjadi jika kiper mengambil bola dengan tangan setelah melepaskannya ke permainan namun bola tersebut belum dimainkan pemain lain baik pemain dari timnya atau tim lawan (Dimodifikasi pada tahun 1983 dan 1985).

1987
Law VI-Lamanya Permainan
Tambahan waktu diberikan untuk kompensasi atas waktu yang terbuang pada saat pergantian pemain, membawa pemain cedera keluar lapangan, adanya penguluran waktu. Jumlah waktu yang ditambahkan tergantung kebijakan wasit.


1988
Law III-Jumlah pemain
Pemain pengganti dalam pertandingan resmi di bawah FIFA, konfederasi, dan asosiasi nasional tidak boleh lebih dari 2 dari 5 pemain cadangan yang ada.

Modifikasi pada 1995 memperbolehkan pemain pengganti sampai 3 orang.

1990
Law IV-Perlengkapan Pemain (Memperkenalkan Pelindung Tulang Kering)
Perlengkapan dasar pemain harus terdiri dari kaos seragam, celana pendek, kaos kaku, pelindung tulang kering, dan sepatu.

Law XI-Off-side
Seorang pemain berada dalam posisi off-side kecuali:
• Tidak berada lebih dekat dengan garis area gawang tim lawan dibandingkan dua pemain lawan.
• Jika menerima bola langsung dari tendangan gawang, tendangan pojok, atau lemparan ke dalam.

Law XII-Pelanggaran
Pemain yang dengan sengaja melakukan pelanggaran langsung kepada pemain lawan yang jelas mempunyai kesempatan mencetak gol dimana pelanggaran tersebut dinilai layak untuk dihukum tendangan bebas atau penalti, pemain tersebut harus dikeluarkan dari permainanan (kartu merah). Pelanggaran ini termasuk memegang bola dengan sengaja (Dimodifikasi tahun 1991).

1992
Law XII-Pelanggaran (Back-pass)
Bola yang dikembalikan pemainnya sendiri tidak boleh dipegang kiper. Jika kiper memegang bola back-pass, tim lawan dihadiahi tendangan bebas tidak langsung.

Kiper bisa memegang bola yang diarahkan pemainnya sendiri dengan memakai kepala, dada, atau lutut. Jika pemain tersebut menggunakan cara-cara di atas untuk mengembalikan bola dari kipernya sendiri, ia dinilai melakukan pelanggaran (Dimodifikasi pada 1993).

Law XIII-Tendangan Bebas
Tendangan bebas yang dihadiahi di area gawang sendiri bisa dilakukan di bagian manapun dalam area gawang.

1993
Law XII-Pelanggaran
Pemain mendapat kartu merah dan dikeluarkan jika:
• Bersalah melakukan penyerangan
• Bersalah melakukan pelanggaran serius
• Bersalah untuk kedua kalinya setelah sebelumnya mendapat peringatan (kartu kuning)
• Menggunakan bahasa yang kasar, menghina, menyerang, dan tidak senonoh (Dimodifikasi pada tahun 2000 dengan tambahan gestur)

1994
Law III-Jumlah Pemain
Pemain pengganti ketiga bisa dipakai untuk menggantikan kiper. Jika kiper dikeluarkan (kartu merah), kiper pengganti masuk menggantikan pemain pada posisi yang lain.

1995
Law VI-Lamanya Permainan
Interval waktu istirahat (half time) tidak boleh melebihi 15 menit.

Law XI-Off-side
Berada dalam posisi off-side bukanlah pelanggaran. Pemain off-side dinilai melakukan pelanggaran jika terlibat aktif dalam:
• Mengganggu jalannya permainan
• Mengganggu pemain lawan
• Mendapat keuntungan dari posisinya
Law XIV-Tendangan Penalti
Tendangan penalti harus dilakukan pada tanda penalti. Ketika tendangan dilakukan, dalam area penalti hanya ada penendang penalti dan kiper lawan. Pemain sisanya harus berada di luar area penalti.

1996
Law V-Wasit
Jika wasit memberikan advantage (membiarkan permainana dilanjutkan) kepada tim yang pemainnya dilanggar tim lawan namun advantage tersebut tidak bisa dilanjutkan pada waktu itu, wasit akan menghukum pelaku pelanggaran.

1997
Law IV-Perlengakapan Pemain
Jika pemain menggunakan celana antidingin, warnanya harus sama dengan celana pendek yang dipakai pemain.

Law V-Wasit
Pemain yang terluka dan berdarah harus dibawa keluar lapangan untuk dirawat.

Law VIII-Mengawali Permainan
Tim yang menang lemparan koin harus memilih posisi gawang yang akan diserang pada babak pertama dan lawannya melakukan kick-off.
Gol bisa langsung terjadi melalui kick-off.

Law XII-Pelanggaran
Wasit harus menilai kiper mengulur-ulur waktu dan mengganjarnya dengan hukuman tendangan bebas tidak langsung jika ia memegang bola lebih dari 5-6 detik.
Dimodifikasi pada tahun 2000, pelanggaran kiper dihukum dengan tendangan bebas tidak langsung.

Law XIV-Tendangan Penalti
Kiper harus tetap berada di garis gawang di antara tiang gawang, menghadapi penendang, sampai bola ditendang. Frase "tanpa menggerakkan kaki" dihapus.
Pemain yang masuk daerah penalti sebelum bola ditendang akan diberi peringatan.

Law XVI-Tendangan Gawang
Sebuah gol bisa diciptakan langsung melalui sebuah tendangan gawang.

1998
Law XII-Pelanggaran
Tekel dari belakang yang membahayakan keselamatan pemain lawan harus diberi sanksi pelanggaran serius dan dihukum kartu merah.

1999
Law XII-Pelanggaran
Setiap aksi simulasi yang ditujukan untuk mengelabui wasit harus dinilai sebagai tindakan tidak sportif dan mendapat hukuman.

2000
Adu Penalti
Ketika pertandingan selesai, jumlah pemain kedua tim tidak sama, maka tim dengan jumlah pemain yang berlebih harus menyamakan jumlahnya dengan tim lawan. Kapten tim harus menginformasikannya kepada wasit.
Sebelum adu penalti, wasit harus memastikan pemain kedua tim berjumlah sama dan berkumpul di lingkaran
http://www.liputanbola.com/fitur/?c_id=6&id=47

Sir Alex Ferguson puji pemain mudanya


Berita Bola: London - Sir Alex Ferguson dikritik karena banyak menurunkan pemain muda ketika Manchester United disingkirkan Everton di Piala FA. Namun, ia tetap memberikan pujian kepada pemain-pemain mudanya.
manajer asal Skotlandia itu setidaknya menurunkan lima pemain yang biasanya jarang tampil bersama skuad inti The Red Devils. Mereka adalah Rafael dan Fabio da Silva, Danny Welbeck, Darron Gibson, dan Federico Macheda.

Dengan nyaris dari setengah starter berisi pemain muda, MU jadi tampil relatif kurang menggigit. Mereka pun tak mampu mencetak gol selama 120 menit dan akhirnya kandas di babak adu penalti.

"Sangat sulit dipercaya. Tapi kami pernah menang beberapa kali melalui adu penalti dalam dua atau tiga tahun terakhir. Kami tahu seperti apa permainan dalam babak itu, seperti lotere," tukasnya di situs resmi klub.
"Mengetahui temperamen para pemain muda, kualitas dan energi mereka, saya pikir itu adalah hal terpenting untuk dilakukan. Saya mungkin akan memberikan kritik, tetapi para fans tahu bahwa klub ini selalu memberikan kesempatan pada pemain muda.
"Kami ingin memberikan mereka kesempatan hari ini. Kami tahu dalam pertandingan seperti apa pun, kami bisa memainkan pemain seperti Macheda, Welbeck, dan Rafael tanpa harus ada pertanyaan," tandasnya.
Dengan kekalahan ini, MU hanya tinggal memiliki dua gelar lagi untuk dikejar, yakni Premier League dan Liga Champions. Jalan untuk meraih keduanya, mungkin sama tak mudahnya dengan Piala FA ini.
(dtc/roz/a2s)http://www.beritabola.com

Selasa, April 14, 2009

Chelsea Lolos Lewat Drama Delapan Gol




LONDON - Chelsea lolos ke semifinal Liga Champions 2009. Di leg kedua perempat final, pasukan Guus Hiddink sukses menahan rival mereka Liverpool dengan skor 4-4.

Chelsea memang luar biasa. bangkit setelah tertinggal 2-0 untuk kemudian menutup pertandingan di Stamford Bridge, Rabu (15/4/2009) dengan skor akhir 4-4 dan menang agregat 7-5!

Tiadanya palang pintu pertahanan sekaligus skipper John Terry sebenarnya mengurangi kekuatan belakang The Blues. Duo Alex dan Ricardo Carvalho kurang sekuat tandem reguler Terry-Carvalho.

The Reds yang membutuhkan kemenangan minimal dengan skor 3-0 untuk meraih tiket semifinal, bisa memanfaatkan kelemahan Chelsea ini. The Reds sudah unggul 2-0 dalam 25 menit pertama pertandingan. Dua kali kerangka gawang The Blues yang dikawal Petr Cech jebol.

Gol pertama Si Merah dicetak pemain kesayangan Rafael Benitez yang berasal dari Brasil, Fabio Aurelio. Bek kiri itu membuka skor pada menit ke-19, melalui tendangan bebas yang tak dapat dihalau Cech.

Enam menit kemudian, Xabi Alonso mencetak gol kedua Liverpool dari titik penalti. Alonso dilanggar Branislav Ivanovic saat menanti umpan tendangan bebas dari Aurelio. Hadiah penalti dari wasit pun berhasil dikonversi sendiri oleh Alonso untuk memperbesar keunggulan.

Harapan Liverpool membayar kekalahan di leg pertama sempat berkembang di Stamford Bridge. Tapi di babak kedua, Chelsea bangkit dan memupus asa The Reds yang hadir ke London tanpa diperkuat Steven Gerrard. Empat gol pun berhasil disarangkan The Blues ke gawang Pepe Reina.

Yang pertama, dibuat Didier Drogba pada menit ke-51 setelah memanfaatkan umpan silang datar Nicolas Anelka dari sisi kiri pertahanan The Reds. Dengan satu sentuhan kecil, Drogba berhasil mengalahkan Reina yang kurang sempurna menghalau bola.

Alex mengubah kedudukan menjadi dua sama, lewat tendangan bebas jarak jauh spektakuler enam menit setelah terciptanya gol Drogba. Gelandang Frank Lampard kemudian memberikan Chelsea keunggulan di menit ke-76 setelah menjalin kerjasama dengan Drogba.

Liverpool menjawab tuntas melalui dua gol berselang satu menit yang dicetak Lucas Leiva dan Dirk Kuyt di menit 81 dan 82. Tapi Lampard kembali menyelamatkan muka Chelsea melalui satu tendangan yang terlebih dulu membentur kedua tiang gawang sebelum menembus jala gawang Reyna.

Skor berubah menjadi 4-4. Skor fenomenal ini pun bertahan hingga akhir pertandingan dan Chelsea berhak melaju ke babak berikut karena unggul agregat 7-5 atas Liverpool. Di babak empat besar Chelsea akan berhadapan dengan Barcelona yang lolos usai menyisihkan Bayern Munich. (tan)
www. okezone.com

Minggu, April 12, 2009

Mourinho Bidik Duo Pilar Chelsea & Vidic


MILAN - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho bertekad mewujudkan ambisinya memboyong bintang dua Chelsea. Rencana menggaet pemain yang berkompetisi di Premier League pernah dilakukan sebelum musim ini digelar. Sayang pememain yang memikat hatinya menolak berpartisipasi di Serie A.


Seperti diberitakan reuters, Senin (13/4/2009), duo pilar The Blues yang akan direkrut akhir musim ini adalah Didier Drogba, Frank Lampard dan bek Manchester United Nemanja Vidic.

Mourinho pernah menyatakan dirinya ingin Inter mendatangkan seorang bek, dua gelandang dan seorang striker. Namun satu gelandang lainnya belum diumumkan mantan arsitek Chelsea dan FC Porto itu.

Inter dinilai Mourinho membutuhkan pemain di tiga sektor tersebut. Hal ini hasil evaluasinya ketika Nerazzurri dibungkam The Red Devils pada babak 16 besar Liga Champions musim ini.

"Kami harus meningkatkan setiap lini. Inter memerlukan bek, dua gelandang dan bomber. Empat bala bantuan," kata ahli strategi asal Portugal itu.
(f http://bola.okezone.com/read/2009/04/13/47/209928/mourinho-bidik-duo-pilar-chelsea-vidicmh)



TAWURAN


ROMA - Kemenangan 4-2 Lazio atas AS Roma pada derby della Capitalle Serie A, malam tadi memang menyisakan kisah miris dengan berbagai insiden bentrokan antar pemain. Namun, menurut bomber Lazio Goran Panedev, para pemain Roma lah yang memancing emosi rekan-rekan setimnya.



Ya, pada derby ibukota di Stadion Olimpico Roma, wasit Morganti memang dibuat geram oleh perilaku para punggawa kedua klub yang kerap telibat kontak fisik. Alhasil, Morganti pun terpaksa mengeluarkan tiga kartu merah yang masing-masing diterima Christian Panucci, Philippe Mexes (keduanya AS Roma) dan Francelino Matuzalem pada pertengahan babak kedua.

Ketiganya dihukum wasit karena terlibat pertikaian yang dianggap dapat memicu terjadinya bentrokan missal baik antar pemain maupun supporter. Namun menanggapi panasnya tensi derby tersebut, Pandev menolak jika timnya disalahkan. Bomber Macedonia itu justru menunjuk para punggawa Giallorossi yang pantas disalahkan karena tidak mampu mengontrol emosi karena kalah hingga mengajak rekan-rekannya berkelahi.

"Sangat memalukan melihat tensi tinggi yang cukup mendominasi pertandingan kali ini. Sebagaimana yang kami lakukan di setiap laga, yakni berusaha memenangkan pertandingan. Jadi, inilah hasil partai derby yang bisa anda saksikan," papar Pandev sebagaimana dillansir Tribalfootball, Minggu (12/4/2009).

"Dalam laga kali ini, para pemain Roma tidak bisa mengontrol emosi hingga beberapa kali mengajak kami berkelahi dan mencoba mengubah pertandingan menjadi sebuah kericuhan. Mungkin, ini semua karena mereka sangat terganggu dan kecewa setelah mengetahui mereka kalah," tambah pencetak gol pembuka kemenangan Biancoceleste itu.

Wajar nampaknya jika para pemain Roma sangat emosional atas kekalahan ini. Pasalnya Francesco Totti dkk saat ini tengah berusaha keras mengejar perolehan poin Genoa dan Fiorentina dalam persaingan menembus zona Liga Champions musim depan. Saat ini Roma masih terpaku di peringkat enam klasemen atau terpaut 6 poin dari Fiorentina di posisi lima dan 8 angka dari Genoa di posisi empat.

Derby Roma VS Lazio - For more funny movies, click here
(fmh)
http://bola.okezone.com

benites puji fergi


LIVERPOOL - Persaingan kompetisi Premier League, memasuki tahap-tahap akhir. Pelatih Liverpool Rafael Benitez menegaskan jika dirinya tidak akan menggunakan perang urat syaraf kepada pesaingnya, Manchester United.



Liverpool sempat duduk di puncak klasemen, usai menang 4-0 atas Blackburn Rovers. Namun, United kembali merebut posisi teratas, setelah gol Federico Macheda membawa Red Devils memimpin 2-1 atas Sunderland, malam tadi.

Ketatnya persaingan ini, tak pelak membuat tensi antara kedua pelatih juga meningkat. Namun, Rafa lebih memilih mengindar dari adu komentar, karena mengaku lebih menghormati Ferguson. Benitez sendiri mengatakan dirinya kurang begitu mengerti dengan pembicaraan Fergie

"Berpikir ke pertandingan bagi setiap pelatih yang mengantarkan timnya di setiap pertandingan. Tapi, saya tidak mengerti dengan pembicaraan Ferguson. Dia berbicara menggunakan aksen Skotlandia," jelas Benitez seperti dilansir Goal, Minggu (12/4/2009).

"Saya tidak perduli apakah dia membicarakan saya atau tidak. Itu menunjukan jika dia gugup. Ini sangat bagus. Normalnya saya memilih fokus kepada tim saya sebelum pertandingan. Saya tidak memikirkan pembicaraan orang," lanjut Rafa.

Selain di Premier League, Benitez kini sedang berpikir keras mencari strategi mengalahkan Chelsea di perempatfinal leg kedua, pertengahan pekan ini. Liverpool sudah takluk 1-3 pada leg pertama.
(zhttp://bola.okezone.com)

Selasa, April 07, 2009

SEMIFINAL CHAMPION ARSENAL VS VILLAREAL



VILLAREAL - Gol yang dicetak Emmanuel Adebayor menyelamatkan Arsenal dari kekalahan oleh Villareal pada laga pertama perempat final Liga Champions.

Tendangan akrobatik Adebayor di babak kedua berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tunggal Adebayor itu menjadi modal berharga bagi The Gunners saat mereka ganti menjamu The Yellow Submarine di Emirates, pekan depan.

Kendati terperanjat dengan gol yang dibuatnya sendiri, Adebayor mengaku senang bisa memberikan kontribusi positif untuk timnya.

"Saya puas dengan permainan saya. Saya bahkan tidak tahu bagaimana saya bisa mencetak gol, tapi yang paling penting bola itu menembus gawang," kata penyerang asal Togo itu.

"Yang penting adalah bermain dan melakukan sesuatu yang baik di sini, dan saya kira kami telah melakukannya dengan baik, dan kami menikmatinya," lanjut Ade.

"Meski leg kedua akan berat tapi kami bermain di rumah jadi kami akan melakukan apapun untuk bisa lolos," tegasnya seperti dilansir ITV. (tan) http://bola.okezone.com/read/2009/04/08/261/208709/adebayor-terperanjat-gol-sendiri

Jumat, April 03, 2009

Perkembangan Futsal Di Internasional

Kanada dan Brazil termasuk negara yang mengklaim bahwa Futsal berasal dari negara mereka. Mereka menentang keras sejarah Futsal versi FIFA ini. Brazil mengklaim bahwa saat yang bersamaan dengan munculnya cerita Ceriani, pemain bola di Brazil sudah melakukan hal yang sama, namun di Brazil tidak menggunakan aturan baku, artinya aturan tiap daerah berbeda-beda.

Futsal berkembang sangat pesat di Brazil, lalu pada tahun 1936 dibuatlah kesepakatan dan penetapan aturan main futsal. Pada masa itu, peraturan futsal juga tidak banyak bedanya dengan peraturan futsal saat ini. Dengan adanya peraturan ini, futsal semakin berkembang dan digemari di Amerika Latin, bahkan ke seluruh dunia.

Di Italia, futsal mulai dikenal pada tahun 1950an. Futsal di Italia diperkenalkan oleh pemain-pemain sepak bola impor dari Amerika latin yang bermain di Seri A (Liga Italia). Di saat senggang, pemain-pemain itu bermain futsal. Dan futsal semakin dikenal dan digemari di Italia.

Beda halnya dengan di Inggris. Di Inggris pemain-pemain sepak bola sering melakukan latih tanding enam lawan enam di lapangan rumput. Futsal juga terkenal di Inggris, hingga suatu saat diselenggarakan turnamen futsal yang disponsori oleh London Express, salah satu harian terkemuka di London.

Sedangkan di Spanyol, perkembangan futsal jauh lebih cepat. Hal ini bisa terjadi karena budaya dan gaya bermain bola di Spanyol sangat mirip dengan budaya Amerika Latin.
http://futsalcity.com/index.php?page=news&berita=nw0014